Thursday, January 3, 2013

Selamat pagi semua

Nah begini lah ni di wall nanti
Hai salam damai dan selamat tahun baru 2013..... Emm Selamat Hari Natal juga.....

Blog ni agak lama tidak terupdate sepanjang tahun 2012. Tidak apa lah kan.

Emm ni kali sia mau share sama korang (ada lagi kah yg membaca ni) tak pe lah ini pun utk diri sia pada masa akan datang nanti... rupanya ada juga bahan2 yg sia tulis time muda2 dulu konon....

bah berbalik kepada apa yg sia mau share ialah... baru semalam 03.01.2013 sia tau yang ada application utk smart phone terutama di Play Store yang membolehkan kita download secara percuma Holy Rosary. Ada banyak apps yang menawarkan download secara percuma dan saya cuma pilih satu saja... ya lah mau download banyak2 pun sama juga tu.....

Nah yg sia download tu Free Holy Rosary. Best ni... terus kita boleh berdoa rosary. Secara automatic lagi tu, ia tahu hari ini utk peristiwa apa, pas tu ada petikan Alkitab lagi sebelum setiap Salam Maria dibaca.

nah kalau korang mau, download lah, boleh juga dgr2 di kereta... maksud sia sambil drive tu boleh berdoa rosari.

Saturday, May 19, 2012

Selamat Berhari Minggu


Lama sangat sudah sia tidak update blog sia ni..... tidak juga sibuk sangat tapi tiada sudah kali idea apa yg mau tulis jadi tu lah sebab kali tertinggal2 sudah ni blog..... tapi yg pasti sia selalu juga jalan2 sini tinguk2 kawan2 punya blog, org lain punya blog......

Hari ni hari ahad, biasanya sia p gereja, tapi hari ni kumpulan sia punya giliran pula, fullday lagi tu.... start jam 0600 sehinggalah 2200... overtime 8 jam.

Memandangkan sia sini Miri, Sarawak sudah, waktu misa pun agak berbeza dgn di Labuan dulu, tapi selalu lah juga sia p ikut Misa Belia sini Miri, start jam 11.00 pagi... kira sempatlah kalau sia p.

Anyway, kepada semua saudara seiman sia, termasuk juga semua rakan2 sia lah... selamat berhari minggu, jaga kesihatan ya...... Cintai sesama kita.

Friday, April 13, 2012

Sumber Kebaktian

Bila seseorang dipermandikan, ia menjadi anak Allah Bapa, pengikut Yesus Kristus, kawan Roh Kudus dan ahli Gereja yang kudus. Ia dibebaskan supaya membawa kebaktian yang patut dan layak kepada Allah Tritunggal, dan ia diminta hidup sebagai seorang Kristian yang sejati. Ia diundang berhubung dengan Allah dan berdamping dengan Dia, seturut teladan yang diberi Yesus Kristus. Kristus berdamping kepada Bapa dengan bedoa dan dengan memenuhi kehendakNya. Sebagai seorang Kristian, seorang itu menerima kuasa untuk menghadapi Allah Bapa untuk berdoa kepadaNya, dan untuk memenuhi kehendakNya. Ia dapat mengatakan kesukaan, kedukaan, keperluan, kesusahan, kekuatiran dan permohonannya kepada Bapa surgawi dengan berdoa. Haruslah doa-doa muncul dari hati dengan spontan. Tetapi berubu-ribu orang kritian, kususnya mereka yang baru dipanggil anak-anak Allah belum lagi pandai menggunakan kata-kata sendiri untuk berdoa kepada Allah.

Sebenarnya terdapat banyak sumber-sumber rujukan yang boleh diperolehi pada ketika ini sama ada melalui buku-buku bercetak atau melalui carian di internet. Terdapat berbagai doa yang dikarang supaya seorang kristian dapat berdamping dengan Bapanya dengan senang, sentiasa dan dimana-manapun. Semoga dengan adanya blog ini juga dapat sebah sedikit memberi panduan yang terang bagi semua orang yang suka berdamping dengan Bapa surgawi, melalui Yesus Kristus, dalam Roh Kudus.

Doa Biasa

TANDA SALIB
Atas nama Bapa, Putera dan Roh Kudus, Amin

BAPA KAMI
Bapa kami yang ada di surga,
Dimuliakanlah NamaMu;
Datanglah kerajaanMu;
Jadilah kehendakMu,
di atas bumi seperti di dalam surga.
Berilah kami rezeki pada hari ini;
Dan ampunilah kesalahan kami,
seperti kamipun mengampuni yang bersalah keapda kami.
Dan jangalah masukkan kami ke dalam percubaan,
tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin

SALAM MARIA
Salam Maria, penuh rahmat,
Tuhan sertamu.
Terpujilah engkau di antara wanita,
dan terpujilah buah tubuhmu Yesus.
Santa maria, Bunda Allah;
doakanlah kami yang berdosa ini,
sekarang dan waktu kami mati. Amin

KEMULIAAN
Kemuliaan kepada Bapa, Putera dan Roh Kudus.
Seperti pada permulaan, sekarang, selalu,
dan sepanjang segala masa. Amin

PERNYATAAN KEPERCAYAAN (CREDO PARA RASUL)
Aku percaya akan Allah, Bapa yang mahakuasa,
Pencipta langit dan bumi,
Dan akan Yesus Kristus, PuteraNya yang tunggal,
Tuhan kita.
Yang dikandung dari Roh Kudus,
dilahirkan oleh Perawan Maria.
yang menderita sengsara,
dalam pemerintahan Pontius Pilatus
disalibkan, wafat dan dimakamkan.
Yang turun ke tempat penantian.
Pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati.
Yang naik ke surga,
duduk di sebelah kanan Allah, Bapa yang mahakuasa.
Dari situ Ia akan datang
mengadili orang hidup dan mati.
Aku percaya akan Roh Kudus,
Gereja katolik yang kudus,
Persekutuan para Kudus,
Pengampunan dosa,
kebangkitan badan
kehidupan kekal. Amin.

DOA PENGHARAPAN
Tuhan yang mahamurah,
kerana bakit Yesus Kristus
saya harap menerima daripadaMu;
kebahagiaan kekal serta semua rahmat
yang perlu untuk menerumanya.
Saya harap semuanya itu dengan harapan teguh,
sebab Engkaulah yang menjanjikan itu.
Engkaulah yang Tuhan yang mahakuasa, mahamurah
untuk kami dan setiap apda janjiMu
Tuhan, kuatkanlah harapanku.

DOA CINTAKASIH
Tuah, sumber segala cintakasih,
saya menyintai Engkau lebi hdari segala sesuatu
dan dengan segenap hatiku
sebab engkaulah mahabaik
dan pantas dicintai.
Kerana saya menyintai Engkau,
sayapun menyintai semua orang
seperti saya menyintai diriku sendiri.
Tuhan, tambahlah selalu cintakasuku.

DOA TOBAT
Tuhan yang maharahim,
saya menyesal atas dosa-dosaku,
sebab saya telah menghina Engkau,
yagn mamurah dan mahabaik bagiku.
Saya benci akan segala dosaku,
dan berjanji dengan pertolongan rahmatMu
untuk memperbaiki hidupku
dan tidak akan berbuat dosa lagi.
Tuhan, kasihanilah saya
orang yang berdosa ini.

DOA PAGI
(Tiap-tiap pagi harus kita bersyukur kepada Tuhan Allah sebab Ia telah melindungi kita pada malam tadi dan kita berdoa supaya Allah akan memberkati da menolong kita pada hari baru ini.)
Atas nama Bapa, Putera dan Roh Kudus, Amin
Ya Tuhanku dan Allahku,
saya berterima kasih kepadaMu
sebab Engkau telah memeliharakan saya pada malam tadi.
Pada permulaan hari baru ini,
saya menyerahkan kepadaMu
jiwaku, badanku dan segala milikku.
Peliharakanlah saya pada hari ini,
dan tolong saya untuk berbuat yang baik
bagi kemuliaan dan kehormatan NamaMu.
Berkatilah saya dan seaga perbuatan
yang saya akan lakukan pada hari ini.
Berkatilah juga ibu bapa, saudara-saudara dan kawan-kawan saya
supaya merekapun dapat berbuat yang baik.
Saya percaya akan Dikau,
saya harap akan Dikau,
dan saya menyintai Dikau.

Bapa kami...............................

Malaikat Allah, pelindung saya,
terangilah, lindungilah, bimbinglah
dan hantarlah saya.
Snata Maria, Bunda Allah dan bunda saya juga: doakanlah saya

Salam Maria....................... (3kali)

Ya Tuhan, berkatilah saya
supaya dapat melakukan pekerjaanku dengan rajin dan baik.
Lindungkilah saya daripada segala jahat,
dan hantarlah saya kepada hidup kekal. Amin

Atas nama Bapa, Putera dan Roh Kudus, Amin

DOA MALAM
(Tiap-tiap malam, sebelum tidur, harus kita bersyukur kepada Allah sebab Ia menolong dan melindungi kita pada hari tadi. Lagi pula kita memohonkan Allah supaya Ia melindungi kita pada malam ini, dan memberi kita tidur yang nyenyak)

Atas nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, Amin.

Ya Tuhanku dan Allahku,
saya bersykukur kepadaMu atas segala kemurahan,
Lebih-lebih lagi atas pemeliharaanMu pada hari yang lalu.
Saya bersyukur atas segala kebaikan yang saya terima daripadaMu.
Pada hari tadi, saya berbuat baik, tetapi saya berbuat dosa juga.
Saya menyesal atas dosa itu dan meminta pengampunan daripadaMu.
(periksalah kelakuan sepanjang hari terhadap dosa-dosa)
Ya Allah, Bapaku
saya sungguh menyesal atas dosa-dosaku, sebab saya telah menghina Engkau.
Saya berjanji dengan pertolongan rahmatMu akan cuba tidak berbuat dosa pula.
Kasihanilah saya, ya Tuhan, orang yang berdosa.
Lindungilah saya pada malam ini. Jauhkanlah daripada saya segala bahaya, celaka dan segala yang jahat.
Berikanlah tidur nyenyak kepad asaya supaya saya dapat mengabdi Dikau dengan lebih baik pada keesokan hari.
Malaukan Allah, pelindungku, jagalah saya pada malam ini.
Santa Maria, Bunda Allah dan bondaku, doakanlah saya dan lindungilah saya
Salam Maria .................... (3 kali)
Ya Tuhan Allah,
semoga berkatMu selalu tinggal atas rumah ini.
Amin.
Atas nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

DOA SEBELUM MAKAN
(Segala sesuatu kita terima daripada Tuhan Allah. Barang makanan pun diterima daripadaNya. Haruslah kita bersyukur kepada Allah sebelum dan sesudah kita makan)

Ya Tuhan,
berkatilah kami dan segala pemberian yang akan kami terima daripada kemurahanMu.
Dengan perantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami, Amin.

DOA SELEPAS MAKAN
Ya Tuhan yang mahakuasa,
kami berterima kasih atas segala pemberian ini yang telah kami terima daripada kemurahanMu.
Dengan perantaraan Yesus Kristus, Tuhan kami, Amin.

DOA SEBELUM PEMBACAAN KITAB SUCI
Allah yang mahakuasa,
engkau telah memberi kami sabdaMu
sebagai lampu penuntu langkah kami.
Semoga kami mendernya, merenung
dan mengerti isinya, supaya dapat mengabdi
kepadaMu dengan sepantasnya.
Melalui Tuhan kami Yesus Kristus, Amin.

DOA SELEPAS PEMBACAAN KITAB SUCI
Bapa surgawi,
kami telah membaca dan mendengar sabdaMu,
Berilah supaya selalu kami ingin tahu katanya,
dan mengikuti ajaranNya,
lalu bertumbuh dalam rahmat,
dan pengetahuan akan Tuhan kami Yesus Kristus. Amin.

Tuesday, March 20, 2012

Via Dolorosa/ Jalan Salib

Via Dolorosa

Mari kita merenungkan

Yesus yang menjadi kurban

karena cintakasih-Nya

Tanda Salib dan Salam Ikuti Jalan SalibIkuti Jalan Salib

Doa Pembukaan

Allah Bapa yang Mahabaik, kami bersyukur kepada-Mu, karena pada hari ini kami Kau kumpulkan. Lewat Jalan salib ini kami ingin mengenang kembali Yesus Kristus, yang menderita sengsara demi keselamatan kami.

Semoga Roh Kudus yang Kau curahkan ke dalam hati kami, membuat kami semakin menyadari betapa besar cinta-Mu kepada kami.

Maka lewat Jalan salib ini ajarilah kami, agar kami tidak takut mencintai Engkau dan sesama kami. Demi Yesus Kristus Tuhan dan Pengantara kami yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan persekutuan dengan Roh Kudus selalu mendampingi hidup kami, Allah sepanjang masa. Amin.


Perhentian 1

Yesus dihukum mati

P: Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu

U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia

Sesudah ditangkap Yesus mula-mula dihadapkan ke sidang Sanhedrin. Pada keesokan harinya Ia dibawa ke Pengadilan Pilatus. Pilatus bertanya kepada orang-orang Yahudi, “Apakah tuduhanmu terhadap orang ini?” Mereka menjawab dengan mengajukan saksi-saksi dusta. Kemudian Pilatus memanggil masuk ke dalam Gedung Pengadilan dan memanggil Yesus untuk ditanyai tentang tuduhan mereka.

Tetapi Pilatus tidak menemukan kesalahan apapun seperti yang dituduhkan mereka kepada Yesus. Maka Pilatus berusaha melepaskan Yesus, namun oleh desakan para tua-tua, ahli-ahli Taurat dan seluruh rakyat, Pilatus menjatuhkan hukuman mati; ia menyerahkan Yesus kepada rakyat Yahudi untuk disalibkan (Cfr. Yoh18:38 ; Yoh19:16).

“Salib bagi orang-orang yang akan binasa memang merupakan kebodohan, tetapi bagi kita yang diselamatkan Salib adalah kekuatan Allah.” (Cfr. 1Kor1:18)

Marilah berdoa,

Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur atas pengurbanan-Mu demi keselamatan kami. Demi kami Engkau telah setia kepada kehendak Bapa meskipun Engkau harus menghadapi hukuman mati di Salib.

Semoga kami pun selalu setia kepada kehendak Bapa, juga kalau karena kesetiaan itu kami harus menderita seperti Engkau. Sebab Engkaulah Tuhan kami kini dan sepanjang masa. Amin

P: Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami

U: Allah ampunilah kami orang berdosa ini

Bapa Kami……

Anakdomba tak bersalah

ajar kami pun berpasrah

taat pada Bapa-Mu


Perhentian 2

Yesus memanggul Salib

P: Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu

U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia

Yesus tidak bersalah namun dijatuhi hukuman mati. Setelah diolok-olok, diludahi, dimahkotai duri dan disesah, Yesus dibawa keluar dari balai pengadilan untuk disalibkan. “Sambil memikul salib-Nya Yesus pergi ke tempat yang bernama Tempat Tengkorak, dalam bahasa Ibrani: Golgota.” (Cfr. Yoh19:17)

Dengan memanggul sendiri Salib-Nya, Yesus telah mengajar kita, “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.” (Cfr. Luk9:23)

Marilah berdoa,

Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur kepada-Mu karena boleh ambil bagian dalam Salib-Mu. Engkau mengizinkan kami seperasaan dan sependeritaan dengan Dikau. Semoga kami setia memanggul salib kami, yang kecil dan ringan jika dibandingkan dengan Salib-Mu, supaya kami patut disebut pengikut-Mu, Engkaulah Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin

P:Kasihanilah kami ya Tuhan, kasihanilah kami

U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini

Bapa Kami……

Kayu Salib Dia panggul

mari kita pun memikul

salib kita di dunia


Perhentian 3

Yesus jatuh untuk pertama kalinya

P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu

U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia

Perjalanan Yesus ke Golgota semakin lama semakin jauh meninggalkan kota. Banyak darah keluar dari luka-luka-Nya. Badan lelah, penat dan lemah. Beban Salib pun terasa semakin berat. Apalagi masih diperberat dengan penderitaan batin:ditinggalkan oleh para murid-Nya, ditolak oleh bangsa-Nya, dan dijatuhi hukuman mati sekalipun tidak bersalah.

Sungguh bukan hanya Salib yang dipanggul Yesus, melainkan juga dosa-dosa kita. “Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, Dia diremukkan oleh karena kesalahan kita, hukuman yang mendatangkan keselamatan kita ditimpakan kepada-Nya.” ( Cfr. Yes53:5)

Marilah berdoa,

Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur kepada-Mu karena Engkau berkenan memanggul dosa-dosa kami. Kami yang berbuat dosa, tetapi Engkau yang menanggung hukuman-Nya. Semoga kami tidak lagi memperberat beban yang harus Kau tanggung. Sebaliknya semoga kami selalu berusaha meringankan-Nya dengan bertobat dan dengan meringankan beban orang lain, agar langkah kami pun lebih ringan mengikuti Engkau, Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin

P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami

U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini

Tuhan Yesus tolong kami

bila kami jatuh lagi

karena salib yang berat


Perhentian 4

Yesus berjumpa dengan ibu-Nya

P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu

U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia

Para murid Yesus telah lari, sehingga Yesus harus menapaki jalan sengsara-Nya seorang diri. Tetapi dalam perjalanan sengsara ini ternyata masih ada Maria, ibu-Nya, yang setia menderita bersama Dia. Ibu Yesus ternyata bukan hanya Maria. Yesus sendiri menegaskan, “Siapapun yang melakukan kehendak Bapa-Ku di surga, dialah saudara-Ku laki-laki, dialah saudara-Ku perempuan, dialah ibu-Ku!” (Cfr. Mat12:50)

Marilah berdoa,

Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur atas teladan Bunda Maria dalam mendampingi orang yang menderita. Semoga karena teladan Bunda Maria, kami didorong untuk lebih berani ambil bagian dalam keprihatinan sesama, lebih-lebih yang berada disekitar kami. Bantulah kami menjadi sahabat sejati bagi orang yang menderita, dan dengan demikian menjadi sahabat-Mu sendiri. Engkaulah Tuhan kami kini dan sepanjang masa. Amin

P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami

U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini

Bapa Kami…..

O Maria bunda kudus

yang setia ikut Yesus

Kau teladan hidupku


Perhentian 5

Yesus ditolong oleh simon dari Kirene

P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu

U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia

Yesus sangat letih dan lemah, padahal tempat yang dituju masih jauh. “Maka para serdadu menahan seorang yang bernama Simon dari Kirene, yang baru datang dari luar kota, lalu diletakkan salib Yesus diatas bahunya, supaya dipikulnya sambil mengikuti Yesus.” (Cfr. Luk23:25)

Memanggul Salib merupakan ukuran kelayakan seorang pengikut Yesus, karena Yesus sendiri bersabda barangsiapa tidak memikul salib-Nya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.” (Cfr. Mat19:28)

Jadi, bagi orang Kristen salib sungguh tidak terelakkan. Salib adalah beban yang harus kita pikul. Namun, kita akan mampu memikul beban berat itu kalau kita saling membantu. “Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu! Maka kamu memenuhi hukum Kristus!” (Cfr. Gal6:2)

Marilah berdoa,

Tuhan Yesus Kristus, melalui Simon dari Kirene engkau mengajar kami untuk meringankan beban penderitaan orang lain. Kami bersyukur karena, melalui hal-hal kecil yang kecil, kami Kau perkenankan untuk ambil bagian dalam Salib-Mu yang berat. Semoga demi Engkau kami tidak takut menolong sesama kami yang sedang menderita, apa pun resikonya, sebab Engkaulah Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin

P;Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami

U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini

Bapa Kami…..

Apa pun yang kau lakukan

bagi para penderita

pada Tuhan berkenan


Perhentian 6

Wajah Yesus diusap oleh Veronika

Wajah Yesus kotor oleh darah, keringat dan debu. Semarak dan ketampanan wajah-Nya terasa sirna. Tepatlah gambaran Yesaya, “Banyak orang akan tertegun memandang Dia; begitu buruk rupa-Nya, tidak seperti manusia lagi; dan tampaknya tidak seperti anak manusia lagi. Ia tidak tampan dan semaraknya pun tidak ada, sehingga kita tidak tertarik untuk memandang Dia; dan rupa pun tidak sehingga kita menginginkannya; Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; Ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap Dia.” (Cfr. Yes52:14 ; Yes53:2-3)

Kendati begitu masih ada orang yang bersimpati pada Yesus, yakni Veronika, Ia maju mendekati Yesus, lalu mengusap wajah-Nya. Dengan tindakannya yang sederhana Veronika telah menolong orang yang menderita. Ia memberi contoh kepada kita mengamalkan amanat salah seorang Rasul Yesus, “Bersukacitalah dengan orang yang bersukacita, dan menangislah dengan orang yang menangis!” (Cfr. Rom12:15)

Marilah berdoa,

Tuhan Yesus Kristus, ampunilah kami yang sering takut menolong orang yang menderita. Semoga teladan Veronika membuat kami berani berbuat sesuatu, meskipun kecil, untuk meirngankan beban mereka yang sedang menderita. Dengan demikian kami telah meringankan pula beban-Mu. Sebab Engkaulah Tuhan kami kini dan sepanjang masa. Amin

P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami

U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini

Bapa Kami…..

Bila kita meringankan

duka orang yang sengsara

Tuhan Allah berkenan


Perhentian 7

Yesus jatuh untuk kedua kalinya

P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu

U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia

Kendati sudah ditolong oleh Simon dari Kirene dan wajah-Nya sudah dibersihkan, tubuh Yesus tidak bertambah segar. Salib yang menindih terasa semakin berat. Perjalanan masih jauh. Yesus semakin payah

Untuk kedua kalinya Yesus jatuh. Meskipun begitu dengan teguh hati Ia bangun. Diangkat-Nya lah kembali Salib berat itu; Ia meneruskan perjalanan tanpa mengeluh.

Apa yang dinubuatkan Yesaya kini menjadi kenyataan, “Dia dianiaya, Dia membiarkan diri ditindas, dan tidak membuka mulut-Nya, seperti anakdomba yang dibawa ke tempat pembantaian; seperti induk domba yang kelu di depan orang-orang yang menggunting bulunya, Ia tidak membuka mulut-Nya.” (Cfr. Yes53:7)

Marilah berdoa,

Ya Yesus yang tabah, bantulah kami agar mampu bangkit dari kelemahan-kelemahan kami. Semoga kami mampu memperbaiki diri, dan berani bangkit dari dosa-dosa kami, seperti Engkau bangkit kembali ketika jatuh tertimpa Salib. Sebab Engkaulah Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin

P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami

U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini

Bapa Kami…….

Bilamana kami goyah

dan tercampak karena salah

ya Tuhan, tegakkanlah


Perhentian 8

Yesus menghibur perempuan-perempuan yang menangisi-Nya

P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu

U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia

Tatkala Yesus menapaki jalan Salib-Nya menuju Golgota, banyak orang mengikuti Dia; diantaranya banyak wanita yang menangisi dan meratapi Dia. Yesus berpaling kepada mereka dan berkata, “Hai puteri-puteri Yerusalem, janganlah Engkau menangisi Aku, melainkan tangisilah dirimu sendiri dan anak-anakmu!” (Cfr. Luk23:28)

Kita sering tidak punya waktu dan hati untuk orang lain. Kita sibuk dengan diri kita sendiri saja. Apalagi kita merasa bahwa penderitaan kitalah yang paling berat, dan orang lainlah penyebab penderitaan kita. “Kita sendiri susah, mana mungkin harus menghibur orang lain?” Beginilah kita sering membela diri.

Yesus memberi teladan supaya kita menghibur orang lain, meskipun kita sendiri sedang menderita. Tetapi lebih dari itu, kita perlu menangisi diri kita sendiri. Kita perlu bertobat dan mengajak orang lain untuk bertobat.

Marilah berdoa,

Tuhan Yesus Kristus yang maharahim, kami bersyukur karena Engkau mengingatkan kami akan dosa kami. Memenuhi amanat-Mu, semoga kami berani meratapi dosa-dosa kami. Bantulah kami bangkit dari dosa dan kelemahan kami, lalu mengusahakan hidup yang berkenan kepada-Mu. Bantulah kami untuk memperhatikan orang-orang yang menderita di sekitar kami. Sebab Engkaulah Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin

P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami

U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini

Bapa Kami……….

Dalam tobat yang sejati

kini akan kuratapi

dosa dan pelanggaran


Perhentian 9

Yesus jatuh untuk ketiga kalinya

P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu

U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia

Hari semkain panas. Jalan yang menuju puncak Golgota semakin menanjak. Tubuh Yesus yang semakin lemah tidak mampu menahan beban Salib yang berat. Untuk ketiga kalinya Yesus jatuh,

Tubuh-Nya terbanting di tanah yang berbatu-batu. Darah kemblai mengucur dari luka-luka-Nya. Dengan sisa tenaga-Nya, Yesus berusaha bangun. Yesus mau menyelesaikan perjalanan sampai ke puncak Golgota.Cinta-Nya keapda manusia dan ketaatan kepada kehendak Bapa-Nya memberikan kekuatan yang begitu besar kepada Yesus.

Beban Yesus semakin berat kalau kita sering jatuh dalam dosa; atau kalau kita menjatuhkan orang lain. Dengan jatuh dan bangun lagi Yesus mengajar kita untu tidak putus asa. Kalau kita jatuh dalam dosa, kita bangun lagi.

Marilah berdoa,

Ampunilah dosa-dosa kami ,ya Yesus yang maharahim. Bebaskanlah kami dari belenggu dosa yang memenjarakan kami. Tuntunlah langkah kami mengikuti jalan-Mu; jalan menuju ke hidup kekal. Engkaulah Tuhan kami kini dan sepanjang masa. Amin

P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami

U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini

Bapa Kami……

Bila hatiku gelisah

karna dosa dan derita

tangan-Mu ulurkanlah


Perhentian 10

Pakaian Yesus ditanggalkan

P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu

U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia

Sesampai di puncak Golgota para prajurit menanggalkan pakaian Yesus dengan paksa. Mereka mengambil pakaian Yesus, lalu membaginya menjadi empat bagian; untuk tiap-tiap prajurit satu bagian. Demikian juga jubah-Nya mereka amabil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas sampai ke bawah hanya satu tenunan. Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain; “Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatkannya.” Maka genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci, “Mereka membagi-bagikan pakaian-Ku diantara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku.” (Cfr. Yoh19:23-24)

Yesus telah menajdi manusia yang paling hina. Bagaimanakah sikap kita terhadap-Nya? Sudahkah kita melakukan seperti yang dikatakan Yesus pada hari penghakiman?- “Ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku dalam penjara, kamu mengunjungi Aku. Sebab sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang yang paling hina ini kamu melakukannya untuk Aku.” (Cfr. Mat25:36)

Marilah berdoa,

Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur karena dengan dihinakan di Salib Engkau telah memulihkan martabat kami yang cemar akibat dosa. Semoga kami mampu menjaga martabat kami yang luhur dan suci, serta menghindari hal-hal yang merendahkan martabat kami. Terlebih, semoga kami selalu menaruh hormat dan menjaga martabat-Mu sendiri yang Kau pertaruhkan dalam diri sesama kami. Engkaulah Tuhan kami, kini dan sepanjang segala masa. Amin

P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami

U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini

Bapa Kami…….

Pakaian-Mu dibagikan

martabat-Mu direndahkan

Kau tinggikan harkatku


Perhentian 11

Yesus disalibkan

P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu

U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia

Sampailah mereka di tempat yang bernama Golgota, yang berarti tempat tengkorak. Para serdadu memberikan anggur bercampur mur kepada Yesus, tetapi Yesus menolaknya. Kemudian mereka menyalibkan Dia. (Cfr. Mrk15:22-24a)

“Manusia lama kita telah turut disalibkan bersama Yesus, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.” (Cfr. Rm6:6)

Marilah berdoa,

Tuhan Yesus Kristus, kami bersyukur Engkau berkenan menanggung sengsara di Salib untuk membebaskan kami dari kekuasaan dosa. Berilah kami kekuatan untuk menyalibkan dosa-dosa kami, agar kami kelak Kau bangkitkan dan boleh menikmati kebahagiaan bersama Engkau. Engkaulah Tuhan kami kini dan sepanjang masa. Amin

P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami

U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini

Bapa Kami….

Dari Salib Kau melihat

tak terbilang yang menghujat

berapakah yang taat


Perhentian 12

Yesus wafat di kayu Salib

P:Kami mneyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu

U:sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia

Ketika itu hari sudahkira-kira pukul duabelas siang, lalu kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai pukul tiga, sebab matahari tidak bersinar. Dan tabir Bait Suci terbelah dua. Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring, “Ya Bapa , ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku!” Dan sesudah berkata demikian, Yesus menyerahkan nyawa-Nya (Cfr. Luk23:44-46)

hening sejenak untuk menghormati wafat Tuhan

Kepala pasukan dan prajurit-prajurit yang menjaga Yesus menjadi sangat takut menyaksikan wafat Yesus secara demikian. Mereka berkata, “Sungguh orang ini adalah Anak Allah!” (Cfr. Mat27:54)

“Jika kita telah mati bersama Kristus, kita percaya bahwa kita akan hidup juga bersama Dia. Maka hendaklah kita semua sadar; kita telah mati bagi dosa, tetapi hidup bagi Allah dalam Kristus Yesus.” (Cfr. Rm6:8)

Marilah berdoa,

Tuhan Yesus Kristus, melalui wafat-Mu di Salib, Engkau telah menyelamatkan kami. Semoga kami yang telah mengenal misteri Salib dan mengamalkannya di dunia ini kelak boleh menikmati buah-buah penebusan dalam Kerajaan Surga bersama Engkau Tuhan kami, kini dan sepanjang masa. Amin

P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami

U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini

Bapa Kami…..

Biji mati menghasilkan

buah yang berkelimpahan

wafat-Mu menghidupkan


Perhentian 13

Yesus diturunkan dari Salib

P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu

U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia

Di dekat Salib Yesus berdirilah Maria, ibu-Nya, saudara ibu-Nya Maria istri Kleopas, dan Maria Magdalena. Salah seorang prajurit menikam lambung Yesus, dan segera keluarlah darah serta air (Cfr. Yoh19:25 ; Yoh19:nbsp ; 34). Hari mulai malam. Maka Yusuf dari Arimatea, yang telah menjadi murid Yesus, memberanikan diri menghadap Pilatus untuk meminta jenazah Yesus. Pilatus heran waktu mendengar Yesus sudah mati. Setelah mendengar keterangan kepala pasukan, ia berkenan memberikan jenazah Yesus (Cfr. Mrk15:42-46)

Maria menerima jenazah Yesus di pangkuannya. Maria melaksanakan apa yang pernah dikatakannya, “Aku ini hamba Tuhan, jadilah keapdaku menurut perkataanmu.” (Cfr..Luk1:38) Maria memang pantas menjadi teladan setia orang beriman. Ketika Yesus menderita, ia tetap setia berada di samping-Nya.

Marilah berdoa,

Tuhan Yesus Kristus, Engkau telah memperbaharui dunia lewat sengsara-Mu yang mengagumkan. Resapkanlah dalam diri kami karya belaskasih-Mu ini, sehingga kami selalu ingat akan misteri agung ini, dan boleh mengabdikan diri kami sepenuhnya hanya kepada-Mu. Engkaulah Tuhan kami kini dan sepanjang masa. Amin

P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami

U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini

Bapa Kami……

Salib tanda kehinaan

jadi lambang kemenangan

karena Tuhan t’lah menang


Perhentian 14

Yesus dimakamkan

P:Kami menyembah Dikau ya Tuhan dan bersyukur kepada-Mu

U:Sebab dengan Salib Suci-Mu Engkau telah menebus dunia

“Para murid mengambil jenazah Yesus dan mengafaninya dengan kain lenan, dan memburatinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat. Dekat tempat Yesus disalibkan ada sebuah kubur baru yang didalamnya belum pernah dimakamkan seseorang. Maka mereka membaringkan mayat Yesus disitu”. (Cfr. Yoh19:40-42).

“Kita semua, yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya. Oleh pembaptisan kita telah dikuburkan bersama-sama Dia, supaya, sama seperti Kristus dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup secara baru.” (Cfr. Rm6:3-4)

Marilah berdoa,

Tuhan Yesus Kristus, Engaku telah turun ke bumi dan naik ke surga dengan mulia. Semoga kami yang telah dikuburkan bersama Engkau dalam pembaptisan, boleh bangkit pula bersama Engkau untuk hidup abadi. Engkaulah Tuhan kami sepanjang segala masa. Amin

P:Kasihanilah kami ya Tuhan kasihanilah kami

U:Allah ampunilah kami orang berdosa ini.

Bapa Kami….

Tuhan Yesus dimakamkan

masuk alam kematian

sampai bangkit mulia

Penutup

Walaupun dalam rupa Allah, Kristus Yesus tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan. Sebaliknya, Ia mengosongkan diri-Nya, mengambil rupa hamba dan menjadi sama dengan manusia. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia merendahkan diri dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib. Itulah sebabnya Allah amat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama diatas segala nama, supaya dalam nama Yesus bertekuklah segala yang ada di langit, yang ada diatas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku; Yesus Kristus adalah Tuhan, untuk kemuliaan Allah Bapa (Cfr. Flp2:5-11).

Terpujilah Kristus Tuhan Raja kemuliaan kekal

Tuhan sungguh sudah bangkit, bagi-Nya hormat dan kekuasaan selamanya

terpujilah Kristus Tuhan Raja kemuliaan kekal

Marilah berdoa,

Allah Mahapengasih, kami bersyukur akrena dapat mengenangkan Yesus yang sengsara dan wafat demi keselamatan kami. Limpahkanlah berkat-Mu atas kami yang mengharapkan kebangkitan bersama Dia. Semoga karena berkat-Mu, kami bertumbuh dalam iman dan keyakinan akan kebahagiaan abadi. Demi Kristus Tuhan kami. Amin

Monday, March 19, 2012

Salam buat semua rakan

Terlalu lama saya tidak memberi sebarang coretan di Blog kehidupan agama saya ini..... rasanya seperti berdosa sangat kan....

Jadi pra-paska ni banyak menginsafi saya untuk kembali bergiat walaupun tidak seaktif dahulu... jadi biar awal kemunculan saya kembali ini saya sediakan doa-doa yang pada saya penting untuk diri saya dan rakan2 kristian lainnya.

Dan memandangkan, sya bermula pada malam hari, maka rasanya lebih baik saya mulai dengan Doa Malam ya.....

Doa Malam
Tuhan, aku bersyukur dan bersukacita atas segala kebaikan dan kesetiaan-Mu. Sepanjang hari ini kurasakan bimbingan-Mu. Begitu banyak yang telah Kau lakukan bagiku. Oleh sebab itu aku bersukacita kerana Engkau. Terima kasih Tuhan atas pertolongan dan perlindungan-Mu. Aku senang kerana Engkau mendnerkan doa dan menjawab aku setiap kali aku berseru kepada-Mu meminta tolong. Sukacita yang Kua berikan kepadaku jauh melebihi kegembiraan ornag yang memandang hasil yang berkelimpahan. Malam hari ini aku akan berbaring dan tidur nyenyak, kerana walaupun aku seorang diri, ya Tuhan, Engkau menyertai aku dan menjagaku. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin.

Tuhan adalah gembalaku, takkan kekurangan aku. Mazmur 23:1


Doa Malam
(Tiap-tiap malam, sebelum tidur, harus kita bersyukur kepada Allah sebab Ia menolong dan melindungi kita pada hari tadi. Lagi pula kita memohonkan Allah supaya Ia melindungi kita pada malam ini, dan memberi kita tidur yang nyenyak)

Atas nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus, Amin.

Ya Tuhanku dan Allahku,
saya bersykukur kepadaMu atas segala kemurahan,
Lebih-lebih lagi atas pemeliharaanMu pada hari yang lalu.
Saya bersyukur atas segala kebaikan yang saya terima daripadaMu.
Pada hari tadi, saya berbuat baik, tetapi saya berbuat dosa juga.
Saya menyesal atas dosa itu dan meminta pengampunan daripadaMu.
(periksalah kelakuan sepanjang hari terhadap dosa-dosa)
Ya Allah, Bapaku
saya sungguh menyesal atas dosa-dosaku, sebab saya telah menghina Engkau.
Saya berjanji dengan pertolongan rahmatMu akan cuba tidak berbuat dosa pula.
Kasihanilah saya, ya Tuhan, orang yang berdosa.
Lindungilah saya pada malam ini. Jauhkanlah daripada saya segala bahaya, celaka dan segala yang jahat.
Berikanlah tidur nyenyak kepad asaya supaya saya dapat mengabdi Dikau dengan lebih baik pada keesokan hari.
Malaukan Allah, pelindungku, jagalah saya pada malam ini.
Santa Maria, Bunda Allah dan bindaku, doakanlah saya dan lindungilah saya
Salam Maria .................... (3 kali)
Ya Tuhan Allah,
semoga berkatMu selalu tinggal atas rumah ini.
Amin.
Atas nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus. Amin.

Sunday, December 13, 2009

Let's us pray for this week

Christmas can change your life! Just as Jesus Christ was born in a stable 2,000 years ago, so He can live in our hearts each and every day when we ask Him in.

The way Jesus was born was like this. When Mary His mother was ready to give birth, the Roman government said everyone had to travel to their home town to pay taxes, and so Mary and her husband Joseph had to travel to a town called Bethlehem in Israel. When they got there, there was no room for them in the inn, so they had to stay the night in a stable where animals slept.

While they were there in the stable, the time came for Mary to give birth, and she gave birth to her Son Jesus. Angels sang in the skies outside: “Peace on earth, and good will to men.” Shepherds who were out in the fields saw the angels and came and worshipped the new born child.

How amazing — the Son of God came not in a palace with beautiful clothes, but in humility in a stable where animals lived. God came to earth as a human being and lived among us. Truly Jesus Christ knows you and can understand your hurts and your pains — because He lived not a life of luxury, but lived as a common man among us. The King of Kings came to earth as a little baby.

So, this week, let us pray

  • God will help each of us love one another and not be proud

  • God will cause the message of the birth of Jesus Christ to spread around the whole world

Sunday, November 22, 2009

Youth Problem 2009



Pada 22 dan 23 November 2009, Tim Pelayanan Belia Paroki Blessed Sacrament Labuan telah mengadakan Kesaksian mengenai kehidupan yang dilalui belia pada masa ini terutama yang berlaku di Labuan sendiri.

Peluang yang diberikan sendiri oleh Paderi Rev. Fundes Motiung
terutamanya dalam pelayanan kami TPBP kepada umat Katolik di Labuan, diambil dan dipergunakan dengan sebaik mungkin.

Saya sebagai sebahagian dari ahli TPBP ingin mengucapkan berbanyak terima kasih kepada father sendiri kerana begitu mengambil berat dalam hal-hal pelayanan.

Usaha kami iaitu TPBP tidak setakat ini sahaja, akan ada lagi beberapa hal yang perlu kami sampaikan kepada setiap umat di paroki ini terutama hal yang berkaitan dengan belia itu sendiri. Kerana pelayanan kami tidak berhenti setakat ini sahaja. Komitmet kami ketika menyertai Formasi baru2 ini di Pace Bene akan kami laksanakan.

Terus bersama kami dalam hal pelayanan... Shalom untuk semua.

Tuesday, October 27, 2009

Pray for this week

“Walk humbly before your God.” What does it mean to be humble?

Being humble is the opposite of being proud. Pride says “I have done it all myself.” Humility says “Every good gift I have was given to me by God.” Pride says “I am the king of the world.” Humility says “Jesus Christ is King of Kings and Lord of Lords and I am His servant.”

Pride says “I am the best.” Humility says “Let me prefer others above myself and give to others.” Pride and selfishness say “It is all about me.” Humility says “My time on earth is short; let God love others through me.” Pride says “What has been given to me is all for me to use and enjoy.” Humility and love say “What has been given to me is for me to bless others as well as to enjoy.”

It is not easy being humble. The Bible says, “Your attitude should be the same as that of Christ Jesus: Who, being in very nature God, did not consider equality with God something to be grasped, but made Himself nothing, taking the very nature of a servant, being made in human likeness. And being found in appearance as a man, He humbled Himself and became obedient to death — even death on a cross! Therefore God exalted Him to the highest place and gave Him the name that is above every name, that at the name of Jesus every knee should bow, in heaven and on earth and under the earth, and every tongue confess that Jesus Christ is Lord, to the glory of God the Father.” Philippians 2:5 - 11

So, this week, let us pray and ask God

* To help us love Him and love others and be humble and not proud
* To think of others more than our self
* To bless and keep and protect all of us

THANK YOU so much for your prayers. God loves you and has a wonderful plan for your life. God knows everything about you and He loves you so much He sent His Son Jesus Christ to die for your sins and my sins. You can go to bed every night knowing that our Father in heaven loves you very much.

May God bless you

Sunday, October 4, 2009

Growing as a Christian

What does it mean to grow as a Christian? When you first accept Jesus Christ as your savior, you are like a little baby spiritually. You may be 60 years old — you may be 20 years old — but you may be like a little child as a Christian.

So how do you grow? We have identified 6 key areas you can grow as a Christian.

1. Know God — Be sure you are a Christian; know about God; know about Jesus Christ
2. New Life — Be filled with the Holy Spirit; have your life changed by Christ in you
3. Prayer — Talk with God daily; spend time with Him and worship Him
4. Bible — Learn and study God’s word; be changed by its transforming power
5. Community — Be a part of a good church; spend times connecting with other Christians
6. Share — Tell others about the good news of Jesus Christ; see others come to Jesus Christ. God will help you grow as a Christian, but you must take the first steps. Spend time with God; learn about Him; study His word; talk with Him; be filled with His Spirit; join a good church; tell others about Jesus. God loves you and has a wonderful plan for your life.

So, this week, let us pray that
* God will help you grow into maturity as a Christian
* God will protect and bless all of us
* God will help you reach others for Jesus Christ

Tuesday, September 29, 2009

Testimony: Julie Yap Daza

I just want to share that two years ago, I went to see St. Therese's remains when it was put on display in the Carmelite Church.. I went there because I was curious what was this euphoria about the world's youngest saint whose job is to grant people's wishes?

So I went with friend Lyn and I must admit the life of the little child, Therese, intrigued me. It turned out she was a child who wanted to serve her God more than anything else in the world. Thus, in every chore that she did: even watering the plants, she performed it like it was for her master.

Since all her siblings were Carmelite nuns, she became a nun herself, the youngest (12?) to be allowed inside the convent. So we're talking of a pure "uncorrupted soul." And then she died.

But she left a journal (suggested reading!) which contained all her thoughts about God, love, and life. Since then she became the saint who grants all wishes.

Believe it or not, my wish was granted! Not because I said a novena but knowing about her life and reading her works inspired me and made me more patient and persevering.

According to religious beliefs, St. Therese was known as "The Little Flower." Whenever you ask for intercession to her for a miracle, she will send you a rose in one form or another when the miracle has been granted. You may smell roses, receive a rose by visual means, etc..
REMEMBER to make a wish before you read the poem. That's all you have to do. There is nothing attached. This is a powerful novena. Do not break this, please. Prayer is one of the best free gifts we receive. There is no cost but a lot of reward. Let's continue praying for one another.

Make a wish before you read this poem.... (Did you make a wish?) If you don't make a wish, it won't come true.


May today there be peace within..
May you trust your highest power that you are exactly where you are meant to be.
May you not forget the infinite possibilities that are born of faith.
May you use those gifts that you have received, and pass on the love that has been given to you.
May you be content knowing you are a child of God.
Let this presence settle into our bones, and allow your soul the freedom to sing, dance, and to bask in the sun. It is there for each and every one of you.